Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

This Theme From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 08 Februari 2010

RENCANA PENAMBAHAN GAS PERTAMINA PANGKALAN SUSU TAHUN 2007

1. Pemboran sumur Paluh Tabuhan Barat kabupaten Langkat (PTB-GC#2) pada Semester II/juni 2007 dengan target produksi gas 1,6 MMSCFD. Rig pemboran LTO-750.

2. Pemboran sumur Paluh Tabuhan Barat Kabupaten Langkat (PTB-GC#3) pada Agustus 2007 dengan target produksi gas 1,6 MMSCFD. Rig pemboran LTO-750.

3. Pemboran sumur PPT-SK (Hamparan perak Deli Serdang ) Tw III-2007 dengan target produksi gas 2,5 MMSCFD. Rig Pemboran RIG-9.

4. Total rencana penambahan gas bumi dari pertamina pangkalan susu tahun 2007 sebesar 5,7 MMSCFD (juta kaki kubik per hari)

MONITORING KEBIJAKAN INVESTASI GAS BUMI

DI PROPINSI SUMATERA UTARA

OPERASIONAL:

1. PERUSAHAAN KONTRAKTOR KERJASAMA/KPS

NO

KONTRAKTOR/ OPERATOR

WILAYAH KERJA

TANGGAL EFEKTIF

JENIS KKS

PEMEGANG INTEREST

(MITRA)

STATUS

(PRODUKSI/ EKSPLORASI)

POTENSI/CADANGAN

(MMSCFD)

1

CHEVRON PACIFIC IND.

Kab. Labuhan Batu

17-5-2001

(30 Tahun)

PSC

PT.CPI

EKSPLORASI

2 MMSTB

2

PT. BINJAI ENERGI

Kab. Langkat

2004

PSC

BINJEI ENRGI & SINOPEC

EKSPLORASI

DRY HOLE

3

SERICA GROUP

Off shore Langkat

Agustus 2005

PSC

SERICA, MEDCO ENERGI, RS RESOURCES, JAGEN ADN GREEVEST

TAHAP PENGEMBANGAN EKSPLORASI

25 TCF

2.a. Gas Pertamina 100% untuk kebutuhan dalam negeri sebesar 50 MMSCFD

b. Nihil

c. 100%

3. Tidak, kebutuhan sebesar 65 MMSCFD sedangkan realisasi 38-50 MMSCFD

4. Sudah

5.

no

Sumber Pengembangan Gas baru

Potensi/Cadangan (MMSCFD)

Calon investor/Kontraktor

1

Kab.Langkat

215 BCF

Costa

2

Off shore Belawan

4 TCF

Asia Petro Development

3

Off Shore Langkat

25 TCF

Asahan Offshore (Serica)

Terhadap Investasi yang ada:

  1. Lamanya waktu dari saat ditandatanganinya kontrak sampai ke tahap produksi yang rata-rata diatas 6 Tahun.
  2. Akan Terjadi Pengurangan supplay gas (Existing) pada konsumen yang sudah memanfaatkan gas serta terjadinya status dirumahkan pada karyawan dan PHK pada industri pengguna Gas bumi. Selain itu tertundanya beberapa investasi yang akan masuk ke Sumatera Utara.
  3. Rapat koordinasi bersama BP Migas dan Kontraktor Migas di Sumatera Utara bersama Pemprop (Distamben) dalam rangka realisasi penambahan Produksi Gas Bumi, rapat koordinasi Teknis pemasangan pipa gas Asia Petroleum development bersama instansi terkait
  4. Belum Memadai dan belum tercapai realisasi di lapangan
  5. Agar di buat peraturan yang baku daerah dapat mengajukan calon investor dan terlibat di dalam pemutusan kontrak bila pelaksanaan kontrak tidak sesuai dengan planning.

Terhadap investasi baru :

  1. Daerah tidak dilibatkan didalam pengusulan wilayah kerja dan tidak dilibatkan dalam pengusulan calon investor.
  2. Terlambatnya ketersediaan Energi Primer Gas Bumi untuk kebutuhan yang ada maupun terhambatnya pengembangan pembangunan kedepan
  3. Menginformasikan kepada Dirjen Migas, untuk menawarkan kembali Wilayah Kerja yang pernah dibuka
  4. Belum memadai, karena daerah tidak diberikan informasi/data sehingga sulit untuk menarik calon investor.
  5. Keikutsertaan daerah untuk dapat memiliki data dan mencari calon investor.

Penggunaan Gas Bumi Dewasa ini (Existing):

  1. Kebutuhan Gas Bumi saat ini adalah 65 MMSCFD sesuai kontrak, sektor pengguna PT. PLN (Persero) medan sebesar 50 MMSCFD sedangkan PT PGN (Persero) Medan 15 MMSCFD.
  2. Gas disalurkan melalui pipa Pertamina dan pipa PGN.
  3. Ada, Jaringan pipa gas terdapat dalam kota medan.
  4. Masalah berupa berkurangnya supplay gas dari hulu yang disebabkan lapangan gas mengalami Decline.
  5. Beberapa langkah koordinasi bersama BP Migas, Kontraktor Migas dan Pempropsu maupun menfasilitasi kelancaran kontraktor Migas dalam rangka merealisasikan pengembangan lapangan (pembebasan tanah, koordinasi dengan instansi terkait di Propinsi terhadap pemasangan pipa gas serta pencarian calon investor Migas
  6. Belum memadai.
  7. Adanya petunjuk pelaksana terhadap peran didaerah dalam pengembangan lapangan migas dan mendatangkan calon investor.

Penggunaan Gas bumi kedepan:

  1. Kebutuhan diperkirakan antara 250-300 MMSCFD.
  2. Ada rencana untuk pengembangan jaringan pipa gas kota medan
  3. Untuk sektor rumah tangga kurang optimal berkembang disebabkan oleh harga gas yang belum pada tingkat keekonomiannya.
  4. Dari sisi konsumen gas cukup baik namun kondisi ini terkendala disebabkan oleh supplay gas dari sisi hulu yang tidak dapat mengimbangi peningkatan konsumsi gas.
  5. Belum memadai.
  6. Peningkatan ekplorasi dan eksploitasi Migas di Sumatera Utara dengan dukungan Pemerintah Pusat dan regulasi di daerah.

Last Updated ( Tuesday, 17 April 2007 )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar